Makna Kemerdekaan adalah Melawan Penindasan Setiap Hari: Beberapa Refleksi Dekolonial


Wawancara oleh Mahardhika (M) Sjamsoeoed Sadjad Versi Bahasa Inggris dapat dibaca di sini. Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Mitrardi Sangkoyo Foto: Achmad Sulfikar Saya bertemu Tamara (T) Soukotta, seorang peneliti doktoral di Institut Internasional Ilmu Sosial (International Institute of Social Studies) dan dosen Program Sarjana Studi Internasional di Universitas Leiden. Penelitiannya mencakup pilihan-pilihan yang ... Read more

Independence means fighting oppression every day: Some decolonial reflections


Interview by Mahardhika (M) Sjamsoeoed Sadjad for Bahasa Indonesia version, read here. Photograph: Achmad Sulfikar I sat down with Tamara (T) Soukotta, a PhD researcher at the International Institute of Social Studies and lecturer at Bachelor International Studies Program, Leiden University. Her research centers around decolonial options/ thinking/ doing that is grounded in experiences of ... Read more

“Cowo Banget”: Memahami Makna Toxic Masculinity di Indonesia


Bagaimana kita membentuk seorang anak lelaki menjadi seorang pria?Berefleksi dari pertanyaan ini, Mahardhika Sadjad dan Fajri Siregar membahas isu toxic masculinity di Indonesia. Mereka menemukan bahwa kemauan untuk memahami toxic masculinity menjadi pintu masuk untuk membahas ketidaksetaraan jender. Sayangnya, ini belum cukup untuk mengatasinya. Ditulis oleh Mahardhika Sajad dengan bantuan pengumpulan data oleh Fajri Siregar. ... Read more

Apa Agenda Sains dalam Lingkup Lokal Kita?


Agenda Sains Lokal
Siasat berbincang dengan Ahmad Rizky M.Umar (Umar). Kami bertanya tentang kegemarannya akan Postcolonial Theory dan bagaimana seharusnya perspektif itu dipahami dari sudut pandang hari ini, terutama oleh para ilmuwan Indonesia. Kredit foto: Unsplash / Monjur Hasan Siasat: Yang bikin dirimu suka membaca kajian dengan perspektif poskolonial itu apa? Umar: Kalau saya sebenarnya suka dengan perspektif ... Read more

What is on our local science agenda?


Agenda Sains Lokal
Siasat interviews Ahmad Rizky M.Umar (Umar). We were keen to find out what he thinks of Postcolonial Theory and how it should be understood from today’s point of view, especially for Indonesian scholars. Source: Unsplash/Monjur Hasan For Bahasa Indonesia version, click here Siasat: What made you interested in reading postcolonial literature? Umar: I first became ... Read more

Selfie Sana, Selfie Sini: Memahami Kultur Selfie di Indonesia


Oleh Sarani Pitor Pakan, Shauma Lannakita, Fajri SiregarDiterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh Dwiputri Pertiwi Tampak familiar bukan? Kredit foto: Fajri Siregar Saya dan ibu berjalan menyusuri Alte Brücke, di jantung kota Heidelberg. Pada satu titik, ibu saya berhenti dan meminta selfie. ‘Ayo selfie,’ pintanya. Saya menjulurkan handphone, memencet layar sentuh, dan jepret! Di situ ... Read more

Kita kurang nyali untuk berkata “Ini pikiran kami”


Ignas Kleden
Redaksi: Tidak banyak ilmuwan sosial di Indonesia yang mempertanyakan keabsahan ilmu yang dia pelajari. Ignas Kleden adalah salah satu seorang cendekiawan langka itu. Antara 1980-1990, ia gemar membahas indigenisasi ilmu sosial, demi menambah nilai manfaat ilmu sosial bagi masyarakat Indonesia itu sendiri. Masih relevankah pemikiran itu? Siasat: Melihat kembali wacana indigenisasi ilmu sosial yang Pak ... Read more